Senin, 07 Januari 2013

Kiat-kiat Memperoleh Beasiswa S1

                             Udah masuk semester  kelas XI SMK nih. 6 bulan lagi gue kelas 12. Berarti cuma tinggal +-18 bulan lagi gue bakal keluar dari sekolah ini. Terus sebagai pelajar modern ya tentunya gue pengen ngelanjutin pendidikan dong alias pengen kuliah *eaa. Tentunya kuliah di perguruan tinggi negeri impian gue. Sementara itu gue juga pengen kuliah dengan gratis. Kalo pengen gratis berarti harus dapet beasiswa, entah beasiswa prestasi maupun  beasiswa kurang mampu. Yaa intinya beasiswa lah. Entah itu D3, S1 sampe SS501.
Nah ini gue nemu di blognya orang, judulnya "Kiat-kiat Memperoleh Beasiswa S1". Gueh mauh berbagih nih.

BACA NIIHH.......


Kiat-kiat untuk memperoleh beasiswa S1 di universitas terkemuka akan dijelaskan secara mendetail dalam artikel ini. Ada beberapa hal yang wajib dipersiapkan para pelajar SMA untuk memperoleh beasiswa S1. Anda hanya satu dari ribuan bahkan ratusan ribu pelajar yang ingin berkuliah secara gratis, baik untuk biaya sekolah maupun biaya akomodasi.
Setelah mengikuti beberapa langkah praktis berikut, yang merangkum poin-poin penting yang harus dilakukan setiap pelajar SMA yang ingin memperoleh beasiswa di perguruan tinggi, Anda sudah siap bersaing untuk mendapatkan beasiswa incaran Anda.
  1. Mengumpulkan informasi
  2. Rajin mengumpulkan informasi beasiswa dari universitas incaran Anda merupakan modal utama yang menetukan kesuksesan Anda dalam memperoleh beasiswa. Setelah itu, Anda harus mepelajari secara seksama terms and conditions dari beasiswa dari universitas tersebut. Universitas impian Anda tidak memberikan beasiswa? Jangan khawatir, masih banyak universitas bermutu baik yang royal menawarkan beasiswa. Untuk itu, Anda harus tetap optimis dan rajin mengumpulkan berbagai macam informasi beasiswa S1, terutama melalui situs Info Beasiswa S1 ini, ;) .
  3. Memiliki rata-rata nilai SMA kelas 1 dan kelas 2 yang baik
  4. Beberapa universitas mensyaratkan nilai rata-rata minimal untuk calon penerima beasiswa S1. Untuk itu, pastikan Anda menjaga kestabilan nilai raport Anda semasa SMA. Meski seseorang mampu memperoleh nilai yang sangat tinggi dalam tes masuk universitas, tapi memiliki nilai rata-rata rapor yang relatif rendah, universitas cenderung enggan memberikan full scholarship atau beasiswa penuh.
    Kestabilan nilai dan peringkat Anda semasa SMA juga perlu dijaga. Sebagai contoh, pada semester 1, Anda menempati peringkat 1 kelas dengan rata-rata rapor 8,5, tapi pada semester berikutnya, Anda hanya menempati posisi 19 dengan rata-rata 7,4. Pemberi beasiswa akan cenderung berpikir bahwa Anda masih labil dalam menjaga prestasi. Untuk itu, meski Anda menghadapi masalah di luar akademik, pastikan jangan sampai masalah itu mempengaruhi prestasi akademik Anda.
    Perlu juga Anda perhatikan bahwa nilai 7 dari SMA unggulan dapat dinilai sama dengan angka 9 dari universitas non-unggulan. Standar dan kriteria mengenai nilai rata-rata rapor SMA untuk setiap universitas berbeda-beda. Selalu pastikan bahwa Anda melalukan yang terbaik!
  5. Aktif berorganisasi
  6. Aktif dalam berorganisasi tidak hanya meningkatkan kemampuan interpersonal skills Anda, tetapi juga menambah nilai positif Anda di mata pemberi beasiswa. Ada banyak organisasi yang dapat diikuti pelajar SMA, mulai dari OSIS di sekolah hingga terlibat aktif dalam organisasi keagamaan.
  7. Berprestasi akademik
  8. Berprestasi akademik di sini berarti Anda tidak hanya sekadar memiliki nilai bagus di sekolah, tapi juga aktif dan mampu berprestasi di perlombaan-perlombaan antar sekolah. Ada beberapa lingkup perlombaan yang dapat Anda ikuti, mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Dalam hal ini, Anda harus turut aktif dalam mencari informasi, jangan hanya sekadar menunggu intruksi dari sekolah untuk mewakili nama sekolah. Ada banyak perlombaan bertebaran di luar sana yang menunggu untuk diikuti.
  9. Berprestasi non-akademik
  10. Contoh dari prestasi non-akademik ialah juara basket, renang, karate, pidato berbahasa asing, debat, menyanyi, paduan suara, dll. Ada banyak kegiatan non-akademik yang dapat Anda ikuti yang mampu memberi nilai positif tentang diri Anda di mata pemberi beasiswa.
  11. Memiliki kemampuan bahasa asing
  12. Mampu berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, secara aktif baik lisan maupun tulisan kini telah menjadi hal yang wajib seiring dengan adanya globalisasi. Jangan segan untuk mempraktekkan kemampuan berbahasa asing Anda. Jika pelajaran yang diberikan di sekolah terbatas, ada banyak kursus bahasa asing di sekitar kita saat ini.
  13. Menghadapi interview/wawancara                                                                                                   Di beberapa universitas, setelah lolos dari seleksi tes tertulis, tes wawancara atau yang lebih dikenal dengan interview umumnya dilaksanakan. Melalui interview ini, kebenaran data-data yang sebelumnya Anda berikan biasanya akan dicek. Selain itu, melalui interview, pemberi beasiswa dapat lebih mengenal karakter Anda, si calon penerima beasiswa.
itu aja. Makasih :*

0 komentar:

Posting Komentar

 

About